Semester Empat, Semester Paling Penuh Perjuangan

Halo, teman-teman. Semester ini benar-benar penuh kejutan buat aku. Ngga nyangka kalau hidupku sedemikian berubah di semester ini. :’) Setelah tiga semester sebelumnya yang penuh leha-leha, di semester empat aku benar-benar gelabakan dan hampir aja keteteran. Supaya bisa mengambil pelajaran dari semester ini, ijinkan aku menuliskan satu per satu apa saja yang sudah aku lakukan.

Kuliah Full 24 SKS
Kuliah full 24 SKS? Ini benar-benar pilihan penuh konsekuensi yang aku ambil. Banyak yang tanya, kenapa aku keukeuh banget ngambil 24? Jawabannya adalah aku pengen

menjadi dosen dan kuliah berbeasiswa lewat jalur Fast Track, syukur Alhamdulillah kalau bisa dapat Fast Track luar negeri. Menjadi dosen merupakan cita-citaku dari semester tiga. Semester satu aku ngambil 18 SKS, semester dua 22 SKS, semester tiga 22 SKS, dan semester empat 24 SKS. Menurut perhitunganku dan Yusro, kekasih sekaligus partner belajarku yang paling setia, di semester empat kami harus mengambil 24 SKS supaya ngga dirugikan aturan ekivalensi ITS serta bisa mengurangi beban semester tujuh dan delapan kalau diterima Fast Track. Akhirnya, dengan penuh keberanian aku mengambil 24 SKS. Untungnya, dosen wali-ku mendukung sekali rencana belajarku ini.
Dari 24 SKS tersebut, delapan SKS di antaranya merupakan mata kuliah semester atas, alias harus bergabung dengan kakak dari angkatan atas. Mata kuliah tersebut di antaranya :
– Pemrograman Framework .NET (3 SKS)
Di dalam kelas ini, yang berasal dari angkatanku (2012) berjumlah lima anak, dan semuanya jago banget coding, dan aku satu-satunya cewek dari angkatanku. Sisanya, hampir semua merupakan angkatan 2011. Awalnya aku minder banget masuk kelas ini. Materi yang diajarkan dosen banyak banget, dan ini pertama kalinya aku belajar ngoding C# dan Framework. Sebelumnya, aku cuma pernah ngoding console C++ dan web serta database. Untungnya, ada berbagai sesi lab yang diberikan. Waktu UTS, aku cuma dapat 58. Awalnya sempat mau nangis, hiks, takut ngga lulus. Ternyata nilai anak lainnya juga segituan, kecuali Yusro sama Djuned yang dapat 75 ke atas. Di akhir semester, matkul ini ada Final Project. Kelompokku terdiri dari tiga orang (normalnya empat orang). Dengan arsenal tiga orang, ternyata FP ini sukses dan bisa menutupi nilai UTS ku yang jelek. Akhirnya lulus dengan nilai AB, hehehe.
– Realitas Virtual (3 SKS)
Inilah mata kuliah yang benar-benar penuh perjuangan, karena angkatan 2012 nya hanya Aku dan Deva, sahabat terbaik sekaligus admin LP 2 juga. Sebenarnya, aku bisa ngambil matkul lain yang angkatan 2012 nya lebih banyak, yakni Pemrograman Mobile. Ada Yusro juga di situ (Yusro lebih memilih Pemrograman Mobile ketimbang Realitas Virtual). Tapi, karena aku benar-benar ngga jago ngoding, bukan asisten praktikum, dll (intinya minder, lah hehe), aku ngga ngambil matkul Pemrograman Mobile. Sebenarnya pilihan ini sempat aku sesalkan. Karena belajar Pemrograman Mobile (Windows Phone) ternyata bisa dilakukan beriringan dengan belajar buat Pemrograman Framework .NET. Sama-sama harus belajar C# :’) Hiks. Kalau aku ngambil matkul Realitas Virtual, konsep yang diajarkan justru benar-benar baru. Hiks. Ya, sudahlah. Toh sudah berlalu.
Waktu ETS, FP nya diminta bikin game simulasi! Aku benar-benar buta cara bikin game, sama sekali ngga pernah dan ngga kepikiran. Parahnya, arsenal kami hanya dua orang (normalnya tiga orang). Akhirnya, aku dan Deva belajar dari nol. Sebenarnya kami mau memakai engine RPG Maker. Tapi Dosen meminta Flash. ._. Aku dan Deva benar-benar belajar dari nol, dari yang ngga tau bikin Flash pake bahasa apa, sampai game tsb jadi. Game nya merupakan simulasi pertolongan pertama. Untungnya, Deva sangat jago desain. Jago banget deh. :’) ETS kami tertolong.
Final projectnya, diminta membuat permodelan 3D. Akhirnya kami ngebikin permodelan Candi Prambanan dengan Google Sketch Up dan UDK. Seadanya. Tapi berkat Deva yang jago desain, sekali lagi, FP kami tertolong. Akhirnya kami lulus dengan nilai AB. Selamat!!
– Technopreneurship (2 SKS)
Ini matkul dua SKS yang sangat sangat sangat menyita waktu. Tugasnya banyak, mulai dari rangkuman sampai laporan. Ada kuliah lapangan sehari ke Madura juga. Di akhir matkul, kami harus mengumpulkan produk inovasi per kelompok lengkap dengan bussiness plan serta poster. Akhirnya inovasi kami tas laptop bolak-balik hehehe. Untung lulus dengan nilai A.

Menjalani 24 SKS ternyata memang benar-benar banyak tantangannya. Terutama ketika mendekati akhir semester, tugas-tugas biasanya menumpuk, belum lagi disertai final project. Untungnya, IP Semester ku masih 3,81. Benar-benar ngga nyangka. Soalnya aku jarang belajar karena tugas-tugasnya sudah setumpuk. Semester depan harus lebih baik lagi!

Staf Himpunan Mahasiswa Teknik Computer-Informatika (HMTC)
Aku kebagian di Departemen Pengembangan Profesi selama 2013-2014. Departemen ini banyak mengadakan pelatihan, talkshow, seminar, dll yang bisa meningkatkan softskill mahasiswa. Contohnya, LKMM TD, pelatihan public speaking, upgrading, dll. Banyak banget hal yang aku dapat di semester ini dari HMTC. Kegiatan HMTC itu seabrek dan sangat menyita waktu juga. Bahkan, LPJ nya diadakan ketika masih sibuk UAS dan Final Project. Di kabinet yang baru, aku ditawari menjadi Sekretaris Departemen Pengembangan Profesi 2014-2015. Karena aku orangnya bertipe ‘ngga mau kalah aktif’ alias aktivis, akhirnya aku terima. Apalagi, ngga ada yang mau jadi sekretaris departemen selain aku. :”) Sekarang kami masih menyusun proker dan pembagian staf dari angkatan C1D. Luar biasa banget deh bisa jadi bagian Himpunan di kampus.

Staf Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ITS 2013-2014
Jujur saja, ini merupakan organisasi yang berbeda dengan HMTC, yang ada di kampusku. HMTC berasaskan kekeluargaan. Sedangkan BEM ITS profesional dan lingkupnya satu kampus ITS yang besar ini. Aku kebagian jadi staf di Kementrian Kebijakan Publik (dulu Kementrian Sosial Politik). Kementrian ini mengadakan banyak diskusi dan aksi. Banyak sekali hal-hal yang aku pelajari. Waktu PEMILU legislatif, ada kerja nyiapin pindah DPT. Selain itu, ada SPMI, Forum Perempuan ITS, dan BoDA. Teman-temannya pun berada dari berbagai jurusan di ITS.

Google Student Ambassador 2014-2015
Sebenarnya ngga pernah menyangka bisa jadi GSA. Awalnya, aku mendaftar Student Champion 2.0 tapi aplikasiku ditolak sama GSA tahun lalu. Aku suka ngikutin acara serta perkembangan produk Google. Selain itu, aku anaknya emang selalu pengen tau banget. Akhirnya, aku mendaftar meskipun aplikasi baru aku serahkan sehari sebelum deadline karena waktu itu bebarengan UTS (dan prinsipku sangat bulat : ngga mau akademikku terganggu). GSA tahun sebelumnya sih berlatar belakang staf Media Informasi entah di Himpunan atau BEM. Aku ngga berlatar belakang gitu. Poster pun masih cacat kalau bikin hehe. Aku cuma bisa beberapa Google API dan mengerti sedikit Android. Akhirnya, aku mendaftar dan diterima sebagai GSA batch ketiga šŸ˜€
GSA Summit 2014 dilaksanakan di Kota Cebu, Filipina. Semua biaya ditanggung oleh Google. Summit ini dilaksanakan seminggu sebelum UAS selama seminggu (termasuk waktu di perjalanan). Sebenarnya aku kepikiran UAS-ku. Kasihan teman-teman sekelompokku yang keteteran Final Projectnya. Tapi karena ini sekali seumur hidup dan ini merupakan rejeki yang sangat besar buatku, akhirnya aku berusaha sebisa mungkin melupakan Summit. Sebelum ke Filipina, ke Singapura dulu, lho. Lumayan bisa shopping di bandara Changi dan nyobain Sky Train hehe.

Volunteer FemaleDev
Aku senang banget bisa gabung sebagai volunteer FemaleDev Surabaya, terutama mulai semester ini. Banyak sekali workshop yang sudah dilakukan, dan hampir semuanya di luar ITS lho. Sisi postifnya, aku jadi hapal daerah Surabaya. Dulu, agak males jauh-jauh dari ITS dan ngapalin jalan di Surabaya. Semenjak ikutan Femaledev, mau ngga mau aku harus berani keluar-keluar ITS, contohnya ke UWK dan Petra yang lumayan jauh dari ITS. Kalau ngga nebeng, dianter Yusro, ya pinjam motor terus tancap gas sendiri (aslinya aku takut banget naik motor dan dilarang Ibu). Sempat merasa bersalah juga karena harus beberapa kali melanggar peraturan Ibuku yang takut banget kalau anaknya bawa motor, apalagi di Kota Surabaya yang terkenal suka nyerempet naik motornya, hahah. Akhirnya beberapa kali naik taksi yang jauh lebih aman. Yang penting FemaleDev, go!

Administrator Laboratorium Pemrograman 2
Lab yang satu ini penuh banget dan ngga pernah sepi di TC ._. Meski ngga megang praktikum, lab ini sering digunakan untuk kelas. Menjaga lab bukan perkara mudah buatku, soalnya aku juga ada kuliah 24 SKS dan seabrek kegiatan di luar Teknik Informatika maupun ITS yang sudah aku sebutkan sebelumnya. Admin nya sangat pengertian. LP 2 semester ini berhasil membeli jaket (hitam keren, lho) dan beberapa kali acara LP 2 Sedap, yakni makan malam bersama semua admin. Termasuk syukuran admin yang sudah lulus dari TC, yakni Mas Bagus. Aku suka banget enjoy di LP 2 sebenarnya. Tapi, seabrek kuliah dan kegiatan membuatku harus berpisah. Semoga semester depan aku bisa lebih sering mengendap di LP 2 dan lebih akrab sama users. šŸ˜€

Asisten Dosen Mata Kuliah Organisasi Komputer
Ini mata kuliahnya cuma tiga SKS, tapi banyak banget tugas yang harus aku periksa. Sebenarnya aku ngga menyangka bakalan seberat ini tugas menjadi asdos Bu Henning, dosen matkul ybs. Jika dibandingkan dengan asdos matkul lain, tugasku sangat buanyak. Kira-kira ada lebih dari 600 tugas yang harus diperiksa dan diberi nilai. Belum lagi ada beberapa anak yang meminta asistensi. :’) Maafkan kesalahanku ya adik-adik, kalau ada perkataan dan perbuatanku yang salah. Semoga materi Orkom nya bisa bermanfaat untuk kalian nanti.

***

Itu dia seabrek kegiatanku di semester empat. Hiks, terharu karena ternyata semester ini aku banyak banget dapat teman serta pengalaman baru. :”)
Evaluasinya, sudah jelas, aku terlalu banyak mengambil kegiatan sehingga sebagian keteteran šŸ˜„ Yang aku tuliskan di atas belum termasuk jalan-jalan jika ortu datang ke Surabaya, dan lain-lain lho.
Antara kegiatanku yang dikurangi, atau manajemen waktu yang diperbaiki?

Sepertinya semester selanjutnya aku bakalan memilih bersibuk ria lagi, dengan manajemen waktu yang lebih super dan semangat belajar yang lebih super. Karena aku tipe anak yang ngga bisa belajar dengan tenang kalau ngga jadi aktivis di kampus.

Sekian evaluasi semester ini.
Salam semangat!! šŸ˜€

Advertisements

2 Comments (+add yours?)

  1. Mutawakkil al madani
    Sep 04, 2014 @ 13:54:17

    sy ingin sekali tahu banyak mengenai Italia dan bahasa Italia, kiranya kalo Dhea bersedia tolong krmkn bahan2 belajar bahasa Italia dasar dan info mengenai bahasa Italia lainnya, tp jgn dipaksakan sy tdk ingin mengganggu kesibukan Dhea hahaha,

  2. Mutawakkil al madani
    Sep 04, 2014 @ 14:04:03

    oh iya , sy jg tertarik sm org tua angkat Dhea, gmn sih caranya dpt org tua angkat yg muslim dan baik hehehe, kalo ada wktu posting ya cerita tentang org tua angkatnya yg lengkap, krn postingan yg sebelumnya kurang lengkap heheheh sy betul2 gila dan pengen ke italia, bukan buat jalan2 tp alasan terbesarku buat belajar n menambah pengalamn ^_^ dan melihat kehidupan muslim di 99 cahaya eropa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tulisan Dhea

Kategori Tulisan

My Posting Calendar

June 2014
M T W T F S S
« Apr   Feb »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  
%d bloggers like this: