Dua Ribu Sebelas
23 Des 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
What is the best year in your life ? 2011. Why so? Because in this year I got everything that I had wanted in my life.
Dua ribu sebelas. Ini tahun paling sekejap mata buat saya. Ini bukan hanya tahun yang paling menyakitkan saya (bukan galau, lho) tapi juga tahun yang benar-benar berkesan dan jungkir balik. Inilah perubahan nasib yang harus saya alami selama 2011 :
Januari
Detik pertama dalam hidupku di 2011 ini dimulai di rumah temanku, Sofia Delvecchio bersama teman-teman yang lainnya. Saat itu, tanggal 31 Desember 2010, kami merayakan Natal bersama. Kami main kartu, nonton Spiderman 2, makan kue, mencicipi pizza, menari dan sedikit main kembang api. Hari itu suhu hanya 3 derajat Celcius.
Kutipan favorit : Memento Moris (ingatlah bahwa kamu pasti akan mati)
Februari
Pengalaman baru musim dingin. Sekolah seperti biasa. Musim terdingin dari yang dingin.
Kutipan favorit : Yang tidak bisa bersaing, akan kalah dengan sendirinya dan menghilang dari persaingan.
Maret
Ke gunung salju dan menjelajah gunung salju. Kulit mengkerut tapi senang. Sekolah seperti biasa. Turun salju di kotaku Cesena dan main seluncur salju di padang rumput sama teman-teman.
Kutipan favorit : Salju itu indah.
April
Musim semi. Bunga-bunga bermekaran dan matahari bersinar dengan sangat indahnya. Pohon-pohon berwarna merah-kuning-kijau-biru-cokelat dan bunga matahari muncul. Enggak perlu pakai jaket tebal lagi dan puas melihat gunung-gunung warna warni. Semua berubah total : cantik, indah, menawan. Hidupku bersinar kembali. Ke Sisilia buat pertukaran dan bertemu teman-teman baru. Dapat telur Paskah.
Kutipan favorit : Hidup itu harus dinikmati karena hidup itu indah.
Mei
Musim semi : pantai. Mulai merasakan pantai Italia yang masih dingin airnya. Pantai berbatu, pantai pasir, pantai jelek, pantai bagus, semua habis dilibas. Kulit mulai gosong dan rambut mulai kusut. Setiap hari pantai. Bertemu orang yang sangat hebat : presiden AFS Italia dan Andrea.
Kutipan favorit : Di negerimu pantainya jauh lebih bagus, kan?
Dunia itu sempit.
Juni
Sempat di Roma 1 minggu dan tinggal di Vatikan. Menjelajahi seluk beluk Roma. Melempar uang 200 rupiah ke air mancur Trevi.
Kutipan favorit : Kamu seorang pelajar, orang yang belajar tidak perlu membayar. Masuklah ke Koloseum gratis dan tetaplah belajar.
Juli
Pesta perpisahan murid-murid AFS di Italia. Aku membawakan tari kreasi Indonesia dan dapat tepuk tangan meriah. Tanggal 8 Juli ke pantai terakhir di Italia dan pesta perpisahan terakhir. Dapat karton dari anak-anak yang megucapkan selamat jalan. Tanggal 9 Juli diantar teman-teman di kota Bologna ke Roma. Menangis sedih. Sampai 10 Juli masih menangis. Duka cita mengharu biru. Eggak akan ketemu keluarga angkat lagi, teman-teman lagi. Terima kasih Italia dan terutama AFS.
Kutipan favorit : Kamu anak yang sangat hebat. Menangislah karena kesedihanmu kali ini merupakan kesedihan paling manis dalam hidupmu. (terharu)
Selamat jalan, Dhea, kita pasti bertemu lagi.
Agustus
Masa-masa paling susah untuk kembali ke kehidupan awal. Indonesia lembab dan super panas. Hidup rasanya benar-benar susah. Susah memahami pelajaran yang selama setahun terlupakan, susah bahasa indonesia, bahasa banjar, susah menyesuaikan mode, susah naik sepeda motor, susah Tarawih, puasa ngos-ngosan, mengeluh, marah-marah, susah bersikap ‘sopan’, susah menahan protes. Semua serba susah. Alhamdulillah semua sudah berlalu.
Kutipan favorit : Budaya tidak bisa dilawan, tidak usah melawan budaya, tapi sesuaikanlah diri dengan budaya.
Dekatkan diri dengan lingkungan sekitar.
September
Lebaran. Ketemu teman-teman lama (baru 1 tahun kepisah sih). Masih berat. Berat menerima kenyataan bahwa teman yang bersisa setelah terpisah 1 tahun sedikit sekali. Pahit menerima kenyataan kalau : aku kehilangan banyak teman. Pahit nerima kenyataan kalau teman-temanku di Alam 1 jadi solid banget dan sayangnya aku bukan jadi bagian dari kesolidan itu. Tapi imbalannya, teman baru banyak banget di SMANSA. Dan aku jadi tau, mana yang benar-benar teman sejati yang tidak melupaka akau meski menghilang setahun. Alhamdulillah, semua udah bisa diterima.
Kutipan favorit : Teman yang ditinggalkan setahun perubahannya besar sekali, semua lebih dewasa.
Oktober
Sepi. Teman-teman pada kuliah semua dan aku berasa sendirian di SMA. Mulai kerasa ramenya sama teman-teman sekelas baru, XII Alam 3. Mulai terbiasa di kehidupan lama ala Indonesia. Mau curhat, susah dan benar-benar bingung mau ke siapa. Sahabat terdekatpun gak mengerti betapa susahnya sepi kayak gini. Tapi udah BERLALU. BERLALU. ![]()
Kutipan favorit : Ilmu tidak didapat hanya dari bangku sekolah.
November
Rutinitas. Belajar menari. Belajar buat ulangan harian, UTS, Ulangan Akhir Semester. Mengejar pelajaran yang tertinggal itu berat. Hasil pekerjaan jarang bahkan hampir tidak pernah dihargai. Misalnya, dapat 98 matematika, komentar orang lain termasuk orang tua : ya iyalah kan pernah sekolah di luar negeri, biasa aja. Hey, emang kalian pikir aku sekolah di Italia buat matematika doang? Kalian pikir aku jadi pintar cuma karena ke Italia? SALAH BESAR. Secara akademik jelas aku tertinggal karena selama di Italia aku masuk kelas XI lagi, bukan kelas XII. Susah nerima kenyataan bahwa aku dianggap berbeda dan kurang dihargai.
Kutipan favorit : Hargailah hasil karya orang lain.
Desember
Tiba-tiba kenal banyak orang dan mulai naik semangat akan kehidupan baru. Mulai sadar bahwa sejak kembali dari Italia, aku mejalani kehidupan yang sangat jauh berbeda dari dulu. Aku bukan lagi Dhea dengan lingkungannya yang dulu. Aku baru, entah itu positif maupun negatif.
Kutipan favorit : Terimalah hidupmu apa adanya, sekarang kamu seperti ini dan orang-orang di sekitarmu tidak lagi memandangmu seperti dulu. Hargailah orang lain.
Saya sangat bersyukur bisa mendapat sebuah pengalaman seperti ini. Kompleks dan memaksa perubahan. Dan saya yakin ada rencana Tuhan tersembunyi di balik 2011 ini. Memang, yang saya alami di 6 bulan terakhir resiko dari 6 bulan sebelumnya. Terima kasih buat yang sudah baca dari awal sampai akhir lembaran 2011 Radhea ini
. Selamat datang 2012 aku siap menyongsongmu!
Komentar Terbaru di Blog Dhea