Dua Ribu Sebelas
23 Des 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
What is the best year in your life ? 2011. Why so? Because in this year I got everything that I had wanted in my life.
Dua ribu sebelas. Ini tahun paling sekejap mata buat saya. Ini bukan hanya tahun yang paling menyakitkan saya (bukan galau, lho) tapi juga tahun yang benar-benar berkesan dan jungkir balik. Inilah perubahan nasib yang harus saya alami selama 2011 :
Januari
Detik pertama dalam hidupku di 2011 ini dimulai di rumah temanku, Sofia Delvecchio bersama teman-teman yang lainnya. Saat itu, tanggal 31 Desember 2010, kami merayakan Natal bersama. Kami main kartu, nonton Spiderman 2, makan kue, mencicipi pizza, menari dan sedikit main kembang api. Hari itu suhu hanya 3 derajat Celcius.
Kutipan favorit : Memento Moris (ingatlah bahwa kamu pasti akan mati)
Februari
Pengalaman baru musim dingin. Sekolah seperti biasa. Musim terdingin dari yang dingin.
Kutipan favorit : Yang tidak bisa bersaing, akan kalah dengan sendirinya dan menghilang dari persaingan.
Maret
Ke gunung salju dan menjelajah gunung salju. Kulit mengkerut tapi senang. Sekolah seperti biasa. Turun salju di kotaku Cesena dan main seluncur salju di padang rumput sama teman-teman.
Kutipan favorit : Salju itu indah.
April
Musim semi. Bunga-bunga bermekaran dan matahari bersinar dengan sangat indahnya. Pohon-pohon berwarna merah-kuning-kijau-biru-cokelat dan bunga matahari muncul. Enggak perlu pakai jaket tebal lagi dan puas melihat gunung-gunung warna warni. Semua berubah total : cantik, indah, menawan. Hidupku bersinar kembali. Ke Sisilia buat pertukaran dan bertemu teman-teman baru. Dapat telur Paskah.
Kutipan favorit : Hidup itu harus dinikmati karena hidup itu indah.
Mei
Musim semi : pantai. Mulai merasakan pantai Italia yang masih dingin airnya. Pantai berbatu, pantai pasir, pantai jelek, pantai bagus, semua habis dilibas. Kulit mulai gosong dan rambut mulai kusut. Setiap hari pantai. Bertemu orang yang sangat hebat : presiden AFS Italia dan Andrea.
Kutipan favorit : Di negerimu pantainya jauh lebih bagus, kan?
Dunia itu sempit.
Juni
Sempat di Roma 1 minggu dan tinggal di Vatikan. Menjelajahi seluk beluk Roma. Melempar uang 200 rupiah ke air mancur Trevi.
Kutipan favorit : Kamu seorang pelajar, orang yang belajar tidak perlu membayar. Masuklah ke Koloseum gratis dan tetaplah belajar.
Juli
Pesta perpisahan murid-murid AFS di Italia. Aku membawakan tari kreasi Indonesia dan dapat tepuk tangan meriah. Tanggal 8 Juli ke pantai terakhir di Italia dan pesta perpisahan terakhir. Dapat karton dari anak-anak yang megucapkan selamat jalan. Tanggal 9 Juli diantar teman-teman di kota Bologna ke Roma. Menangis sedih. Sampai 10 Juli masih menangis. Duka cita mengharu biru. Eggak akan ketemu keluarga angkat lagi, teman-teman lagi. Terima kasih Italia dan terutama AFS.
Kutipan favorit : Kamu anak yang sangat hebat. Menangislah karena kesedihanmu kali ini merupakan kesedihan paling manis dalam hidupmu. (terharu)
Selamat jalan, Dhea, kita pasti bertemu lagi.
Agustus
Masa-masa paling susah untuk kembali ke kehidupan awal. Indonesia lembab dan super panas. Hidup rasanya benar-benar susah. Susah memahami pelajaran yang selama setahun terlupakan, susah bahasa indonesia, bahasa banjar, susah menyesuaikan mode, susah naik sepeda motor, susah Tarawih, puasa ngos-ngosan, mengeluh, marah-marah, susah bersikap ‘sopan’, susah menahan protes. Semua serba susah. Alhamdulillah semua sudah berlalu.
Kutipan favorit : Budaya tidak bisa dilawan, tidak usah melawan budaya, tapi sesuaikanlah diri dengan budaya.
Dekatkan diri dengan lingkungan sekitar.
September
Lebaran. Ketemu teman-teman lama (baru 1 tahun kepisah sih). Masih berat. Berat menerima kenyataan bahwa teman yang bersisa setelah terpisah 1 tahun sedikit sekali. Pahit menerima kenyataan kalau : aku kehilangan banyak teman. Pahit nerima kenyataan kalau teman-temanku di Alam 1 jadi solid banget dan sayangnya aku bukan jadi bagian dari kesolidan itu. Tapi imbalannya, teman baru banyak banget di SMANSA. Dan aku jadi tau, mana yang benar-benar teman sejati yang tidak melupaka akau meski menghilang setahun. Alhamdulillah, semua udah bisa diterima.
Kutipan favorit : Teman yang ditinggalkan setahun perubahannya besar sekali, semua lebih dewasa.
Oktober
Sepi. Teman-teman pada kuliah semua dan aku berasa sendirian di SMA. Mulai kerasa ramenya sama teman-teman sekelas baru, XII Alam 3. Mulai terbiasa di kehidupan lama ala Indonesia. Mau curhat, susah dan benar-benar bingung mau ke siapa. Sahabat terdekatpun gak mengerti betapa susahnya sepi kayak gini. Tapi udah BERLALU. BERLALU. ![]()
Kutipan favorit : Ilmu tidak didapat hanya dari bangku sekolah.
November
Rutinitas. Belajar menari. Belajar buat ulangan harian, UTS, Ulangan Akhir Semester. Mengejar pelajaran yang tertinggal itu berat. Hasil pekerjaan jarang bahkan hampir tidak pernah dihargai. Misalnya, dapat 98 matematika, komentar orang lain termasuk orang tua : ya iyalah kan pernah sekolah di luar negeri, biasa aja. Hey, emang kalian pikir aku sekolah di Italia buat matematika doang? Kalian pikir aku jadi pintar cuma karena ke Italia? SALAH BESAR. Secara akademik jelas aku tertinggal karena selama di Italia aku masuk kelas XI lagi, bukan kelas XII. Susah nerima kenyataan bahwa aku dianggap berbeda dan kurang dihargai.
Kutipan favorit : Hargailah hasil karya orang lain.
Desember
Tiba-tiba kenal banyak orang dan mulai naik semangat akan kehidupan baru. Mulai sadar bahwa sejak kembali dari Italia, aku mejalani kehidupan yang sangat jauh berbeda dari dulu. Aku bukan lagi Dhea dengan lingkungannya yang dulu. Aku baru, entah itu positif maupun negatif.
Kutipan favorit : Terimalah hidupmu apa adanya, sekarang kamu seperti ini dan orang-orang di sekitarmu tidak lagi memandangmu seperti dulu. Hargailah orang lain.
Saya sangat bersyukur bisa mendapat sebuah pengalaman seperti ini. Kompleks dan memaksa perubahan. Dan saya yakin ada rencana Tuhan tersembunyi di balik 2011 ini. Memang, yang saya alami di 6 bulan terakhir resiko dari 6 bulan sebelumnya. Terima kasih buat yang sudah baca dari awal sampai akhir lembaran 2011 Radhea ini
. Selamat datang 2012 aku siap menyongsongmu!
Ketenangan Jiwa, hadiahkah?
04 Nov 2011 2 Komentar
Ini sekedar pencurahan isi kepala, kalau ada yang punya saran, dikomentarin, ya.
Aku mau cerita nih. Aku kan sudah 4 bulan melewati tahun terakhir di SMA (ya ampun dari dulu ga selesai-selesai SMA, gimana ya nanti kuliahnya) xD. Aku merasa (perasaan lho ini) ada banyak hal yang jauh berbeda sama aku yang dulu. Enggak tau ya mengarah ke arah positif atau negatif. Gini, nih :
1. Jauh lebih tenang menghadapi ujian. Ini nih lumayan berubah, entah karena apa. Dulu, di kelas X dan XI, kalau aku mau ulangan, entah ulangan harian, blok, atau semester perasaannya super tegang dan gugup. Sekarang (bukan sombong ya) jauh lebih pasrah dan nerima. Toh, semua menghadapinya, ya kan?
2. Suka mengeluh. Ini juga kentara banget. Apa aku jadi sepemalas itu selama ini?
3. Malas pakai seragam. Waduh, ini yang paling besaaaar perubahannya. Alasannya sebenarnya banyak, cuma yang paling utama, aku bosan disindir dan diketawain teman seangkatan tahun lalu kalau ketahuan pakai baju SMA. Akibatnya, kalau mau jalan ke mana-mana, aku selalu usaha 100% agar tidak menggunakan seragam dan pakai helm rapat banget tiap pulang sekolah. Berlebihan, ya?
4. Gak pernah belajar sistem kebut semalaman lagi alias ga pernah belajar berjam-jam lagi. Paling sehari belajar setengah atau 1 jam. Kenapa? Aku juga enggak tau. Kebiasaan belajar kayak gini membawa perubahan, sih, karena terlihat dari nilai-nilai ulangan harianku, selalu PASS atau SUFFICIENT meski enggak remidial. Sebenarnya belajar sepotong demi sepotong tanpa pernah melakukan pemahaman mendalam seperti aku sekarang ini bagus enggak sih?
5. Semua pelajaran itu sama penting dan sama rata. Ini perubahan sudut pandang yang lumayan terasa. Aku enggak rela setiap minggu energi terkuras cuma buat pelajaran-pelajaran yang di UAN atau SNMPTN kan, tapi harus ada pelajaran lainnya juga. Kenapa ya kok bisa berubah?
6. Sosialisasi itu penting. Alasannya karena dengan sosialisasi kita bisa menebak isi pikiran orang lain meski tidak selamanya tebakan kita itu benar. Kadang-kadang orang lain itu mengejutkan bahkan membingungkan (mungkin). Dengan sosialisasi, kita jadi mengetahui siapa sebenarnya diri kita dengan membandingkan diri kita dengan orang lain. (Jadi dulu aku anti sosial???)
Nah, begitulah. Kadang perubahan dalam diri kita sendiri membuat kita bingung banget, kan? Kalau ada saran dan solusi, kasih tau ya.
Semangat, teman-teman!
Berada di Rumah
27 Agu 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
Hari ini sudah tanggal 27 Agustus, sudah hampir sebulan berada di rumah, atau lebih tepatnya liburan. Seperti yang kuduga, liburan Ramadhan itu biasanya datar, banyak ‘slow motion’ nya. Mungkin gara-gara lemas kali, ya puasa seharian.
Kali ini aku mau membuat daftar hal-hal aneh atau di luar kebiasaan apa saja yang aku lakukan di bulan suci ini :
1. Nonton Batanglong
Ini tradisi tahunan kota Banjarbaru yang paling asyik, dah. Kembang apinya itu, lho, bukannya bikin terpesona, malah bikin tegang. Enggak terhitung banyaknya kembang api nyasar ke manusia yang lagi nongkrong di pinggir jalan. Aku kadang suka bingung, di tengah bom kembang api kayak gitu kok ada aja ya yang sanggup duduk santai, sambil makan pula.
2. Jalan-jalan ber-6
Kami kemarin sempat satu hari ke Duta Mall buat nonton Harry Potter 2. Rame. Cuma sayang, cuma ber-6, harusnya dibanyakin aja, kali, ya?
3. Rentetan Buka Puasa Bersama
Setiap sore, pasti aja buka bersama, entah di warung atau di luar rumah. Kan setiap hari pasti buka bersama, kan ya?
4. Baca Novel ‘Djaman Doeloe’
Ya, ampun. Sejak kapan aku suka baca novel-novel karangan lama banget itu. Contoh : Atheis, Bidadari Paderi, Mutiara, Habis Gelap Terbitlah Terang, Layar Terkembang, dan lain-lain. Ceritanya sudah pasti asing. Cerita perang dan berbunuh-bunuhan. Bahasanya itu lho, enggak nahan. xD
5. PR
PR nya sebenarnya enggak segunung juga, tapi yang namanya PR tetap aja memberikan dampak psikologis ‘malas mengerjakan’, kan? Tetap aja PR mengisi hari-hariku yang harusnya damai ini jadi agak sedikit terganggu.
6. Kue Kering
Ini baru-baru aja dilakukan, nih. Bikin kue kering di rumah. Aku paling hebat bikin kue semprit, lho
Begitulah. Ramadhan kali ini berjalan seperti biasa, dan seperti yang seharusnya.
Boneka Tersenyum
06 Agu 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
Kamarku kecil, terletak di lantai 2. Kalau siang hari suhunya sangat panas, dan malam haripun panas karena kamarku rupanya menyerap panas dengan baik dan menyimpannya dengan baik pula hingga malam hari.
Aku tidak suka tidur di kamar ini, kamar ini sangat asing buatku. Ini hanya tempat yang cocok untuk belajar, pikirku. Jadi aku mengaturnya sedemikian rupa supaya letaknya sangat bebas. Jadilah aku menghamburkan buku sekenanya di setiap sudut kamar ini.
Ada 40 boneka pula di kamarku. Bentuknya ngeri-ngeri. Dari hewan sampai manusia hitam legam. Astaga, yang hitam legam itu benar-benar boneka mengerikan. Boneka itu sudah ada sejak aku berumur 4 tahun, dan entah kenapa dia selalu ada bersamaku meski kami berkali-kali pindah rumah. Sewaktu kami pindah ke Yogyakarta pun, boneka itu sudah aku buang di rumah nenekku. Namun dia selalu kembali, bahkan pada hari ini saat aku baru selesai menata kamarku sepulangnya aku dari Italia.
Setiap malam kalau aku sedang bekerja dengan computer misalnya, boneka ini seolah-olah tersenyum jahat, Ngeri. Penasaran, kan? Boneka ini dihadiahkan oleh nenekku 14 tahun yang lalu. Bentuknya sama sekali tidak lucu. Tapi dia sangat kuat, karena belum ada sebagian apapun darinya yang rusak. Hiiyy…
Sebelum Pulang
21 Jun 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
Boleh, kan curhat sekali-sekali di blogku ini?
Berhubung 3 minggu lagi aku bakal berada di kota tersayangku kota Banjarbaru, aku pengen curhat. Soalnya enggak bisa dipungkiri sekarang aku lumayan resah sama perubahan besar yang ada di Indonesia.
1. Teman-teman sekelasku sudah enggak ada lagi.
Mereka semua sudah pada nyebar ke mana-mana. Teman baikku, Lina dan Nalla mungkin masih di Banjarbaru, tapi sekarang pasti mereka beda. Pasti mereka lebih dewasa dan pandangan mereka juga pasti berbeda dari sebelum keberangkatanku ke sini. Aku juga berbeda, misalnya logat bicara-ku dan hobi-ku. Walaupun kebanyakan dari mereka sudah enggak di Banjarbaru lagi, aku tetap sayang mereka dan semoga waktu reuni nanti kami bisa ketemu.
2. Jadi murid baru.
Aku enggak khawatir jadi murid baru, soalnya aku yakin adik-adik kelasku semuanya baik. Bukan cuma itu, aku yakin sebagian besar orang Banjarbaru itu ramah dan enak diajak bergaul. Yang bikin aku resah itu kurikulum baru sama kelas baru. Misalnya apa yang mereka pelajari kelas X dan XI kan enggak begitu sama dengan apa yang aku pelajari. Intinya, aku khawatir perbedaan kurikulum di tahun ajaran-ku dan tahun ajaran mereka membuatku kesusahan menghadapi pelajaran.
3. Bahasa
Meski kedengaraanya aneh, sekarang aku enggak bisa bahasa Banjar. Aku hampir enggak pernah memakai Bahasa Indonesia selama di sini (tapi aku sering memantau berita Indonesia di internet) dan tidak pernah berbahasa Banjar. Bahasa yang aku gunakan saat ini amat sangat kaku, lebih mirip bahasa buku. Setelah melupakan Bahasa Banjar selama 10 bulan, kemampuan berbahasaku mau enggak mau berkurang. Dan bukan cuma itu, berbahasa Indonesia maupun Banjar benar-benar terasa asing di ujung lidahku.
Itulah keresahanku teman-teman. Makasih sudah mau baca curhatku xD
Kota Favorit
15 Jun 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
in AFS Italia-Indonesia 2010-2011
Kalau ditanya kota mana yang merupakan kota favorit saya selama berada di sini, saya akan jawab sebagai berikut :
1. Kota Pisa
Kota Pisa sebenarnya tidak terlalu banyak meninggalkan karya seni jika dibandingkan kota-kota lain di Italia seperti kota Roma, Florensia dan Venesia. Namun saya sangat menyukai struktur pusat kota Pisa di mana terdapat menara condong dan basilika berwarna putih yang kontras dengan rumput yang berwarna hijau. Kalau menurut saya, pusat kota Pisa sangat indah dan ringan, membawa ketenangan. Berbeda dengan pusat kota Florensia yang memilki kubah yang sangat besar, pikiran saya di kota Florensia justru terasa berat dan tidak seringan di kota Pisa.

2. Kota Ferrara
Saya juga tidak benar-benar mengerti kenapa saya lebih menyukai kota Ferrara ketimbang kota Venesia, Milan (ups, saya belum pernah ke Milan), Roma atau Florensia. Saya sangat mencintai kota yang tenang dan indah, yang bebas dari kendaraan bermotor. Ferrara merupakan kota tersebut. Di kota ini, sebagian besar orang naik sepeda dan keadaannya sungguh tenang dan damai. Di pusat kota Ferrara pun terdapat banyak peninggalan sejarah Yahudi maupun Kristen.

3. Kota Ravenna
Kota ini sangat kaya dengan peninggalan seni mosaik abad ke-5 Masehi. Kota ini relatif tenang meski dipenuhi turis asing. Hanya saja, jalan di kota Ravenna kebanyakan satu arah dan cukup membingungkan jika berpergian tanpa GPS atau peta elektronik.

Nah, itulah kota-kota favorit saya di sini
Masakan Italia
15 Jun 2011 2 Komentar
in AFS Italia-Indonesia 2010-2011
Banyak yang sudah dengar kalau masakan Italia sungguh lezat, bukan? Pendapat ini tidak ada salahnya, karena menurut pengalaman saya di sini, makanan di Italia hampir semuanya enak.
Sekarang saya ingin mengurutkan makanan kesukaan saya selama berada di Italia :
1. Spaghetti dengan saus tomat
Luar biasa nikmatnya untuk saya yang penyuka mie. Spaghetti termasuk praktis diolah dan dimakan.
2. Pizza
Pizza asli Italia jauh lebih nikmat daripada pizza hut (Amerika) dan dimakan tanpa saus tomat. Pizza Italia berbentuk lebih tipis dan taburan (topping) di atasnya jauh lebih bervariasi dan rapi. Saya hampir menyukai segala jenis pizza.
3. Pasta tagliatelle dengan ragù
Saya tidak tahu bagaimana menerjemahkan makanan ini ke dalam Bahasa Indonesia. Makanan ini berbentuk seperti spaghetti, namun lebih lebar dan pipih, mirip Kwe Tiauw dari Cina. Sedangkan ragù merupakan saus dari daging dan minyak yang menyerupai saus tomat (tapi bukan saus tomat).
4. Piadina
Saya juga tidak tahu bagaimana menerjemahkan makanan ini ke dalam Bahasa Indonesia. Piadina merupakan semacam roti pipih khas daerah Emilia-Romagna (di mana terdapat kota saya, Cesena) yang dimakan dengan beragam taburan (topping) di atasnya. Taburan kesukaan saya yakni tomat dan keju mozzarella.
5. Keju mozzarella
Ini merupakan keju terenak di dunia menurut saya. Lunak dan praktis dimakan. Keju mozzarella biasanya dipadukan sebagai taburan di atas pizza dan piadina.
6. Pasta Makaroni dengan pasto
Saya bingung bagaimana menerjemahkan makanan ini dengan baik dan benar. Pasta makaroni merupakan pasta (terbuat dari bahan yang sama dengan spaghetti) yang berbentuk seperti makaroni yang biasanya di Indonesia digunakan sebagai bahan sop ayam. Hampir persis seperti makaroni di Indonesia. Sedangkan pasto merupakan saus dari minyak dan sayur yang sudah dihancurkan yang dipadukan jadi satu, sangat lezat.
Itu makanan-makanan kesukaan saya selama berada di sini. Masih banyak makanan-makanan lezat lainnya, namun 6 makanan di atas merupakan yang terbaik menurut saya. Selamat makan! (Buon appetito!)
Bahasa Indonesia
14 Jun 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
in Pemikiranku
Saya sangat bangga Indonesia memiliki bahasa-nya sendiri. Meski Indonesia dijajah Belanda selama 350 tahun, di Indonesia saat ini tidak menggunakan bahasa Belanda. Berbeda dengan Hongkong misalnya, yang dijajah Inggris, saat ini di Hongkong menggunakan Bahasa Inggris.
Setiap bahasa bisa berubah. Bahasa Indonesia 65 tahun lalu berbeda kan dengan bahasa Indonesia saat ini? Coba lihat teks proklamasi, masih menggunakan ejaan yang belum disempurnakan.
Setiap bahasa bisa punah. Beberapa bahasa daerah di Indonesia saat ini punah. Hal ini disebabkan oleh hilangnya pembicara atau pengguna bahasa tersebut.
Sekarang coba kita perhatikan, kondisi di Indonesia saat ini. Remaja sering menggunakan bahasa gaul dan disingkat. Sebagai contoh :
Q mo k psr, qm mo ikt g????? (Aku mau ke pasar, kamu mau ikut sama aku enggak?)
Apa kalimat di atas merupakan kalimat dalam Bahasa Indonesia? Tidak! Sama sekali bukan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Kalimat seperti ini sangat sering digunakan dalam mengetik pesan melalui ponsel atau status di Facebook dan Twitter. Cara menulis seperti ini merusak Bahasa Indonesia!
Kata kamu seharusnya ditulis kamu bukan qm, dan seterusnya.
Kalau sekarang orang-orang menulis seperti di atas, kata ‘kamu’ akhirnya punah dan tidak digunakan lagi. Bukan hanya kata ‘kamu’ tapi juga kata-kata lain.
Akibatnya? Bahasa Indonesia di masa depan berubah. Kita akan kesulitan memahami Bahasa Indonesia saat ini. Kita tidak faham lagi catatan-catatan bersejarah dan sastra Indonesia tahun 2000 misalnya. Kita akan kehilangan ingatan mengenai sejarah dan sastra Indonesia di masa lampau. Bukan hanya itu, kemampuan berbahasa tertulis kita pun menurun. Padahal, di dalam demokrasi setiap warganya harus mampu berbahasa dengan baik untuk mengemukakan pendapat.
Oleh karena itu, mulailah dari diri kita sendiri saat ini untuk menuliskan setiap kata dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Paling tidak, tuliskan setiap kata dengan utuh dalam sms atau status. Jangan disingkat. Jangan menggunakan bahasa yang salah yang sudah jelas merupakan pembodohan dan pengrusakan terhadap Bahasa Indonesia.
Jalan-jalan ke Kota Bologna
14 Jun 2011 1 Komentar
in AFS Italia-Indonesia 2010-2011
Kota Bologna terletak di region Emilia-Romagna, Italia. Kurang lebih 2 jam dari kota Cesena. Kota ini cukup bersejarah, karena merupakan tempat Paus (pemimpin agama Katolik) di masa lampau. Di kota ini juga terdapat sebuah universitas tertua di Eropa, yakni universitas Bologna (yang rangking dunianya saat ini masih di atas Universitas Indonesia).
Setelah berkeliling dengan seorang pemandu wisata, kami pergi ke atas menara Asinelli yang tinggi, sekitar 600 anak tangga (mungkin lebih tinggi dari kubah Vatikan dan sudah pasti lebih tinggi dari menara Pisa). Ini foto kami di atas menara Asinelli tersebut :

Liburan ke Roma
13 Jun 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
in AFS Italia-Indonesia 2010-2011
Pada tanggal 10-12 Juni 2011 saya, Angela (ibu angkat), Lorenzo (saudara angkat) dan Francisco (teman) pergi berlibur ke Roma. Kami menginap di sebuah hotel milik 8 biarawan, yang terletak benar-benar di samping tembok Vatikan. Dari jendela kamar kami terlihat kubah Vatikan yang megah.
Kami beruntung mendapatkan hotel yang murah di pusat kota Roma, sekitar 25 Euro semalam per orang. Kami jalan-jalan sekuat kami, dari jam 8 pagi sampai jam 10 malam, benar-benar jalan kaki dari satu tempat ke tempat lain. Setelah dihitung, ternyata dalam 3 hari kami berhasil ke lebih dari 25 titik kunjungan menarik di Roma dengan jalan kaki.
Saya sangat beruntung, karena saya bisa masuk Koloseum gratis setelah menyodorkan kartu pelajar Italia saya. Kami juga naik ke kubah Vatikan dengan 600 anak tangga. Saya juga sudah melempar koin 100 rupiah perak ke air mancur Trevi. Selain itu, saya berkesempatan menonton konser Lady Gaga di Circo Massimo (dekat Koloseum) gratis! Konser tersebut diadakan dalam rangka Gay Pride atau semacam parade gay di Italia dari berbagai negara. Dalam konser tersebut Lady Gaga menyanyikan lagu Born This Way dan I’m On The Age Of Glory.
Saya sungguh beruntung dan puas setelah melakukan perjalanan ke Roma. Semoga saya berkesempatan mengunjungi Roma di lain waktu.
Ini foto kami di alun-alun San Pietro (Vatikan) :

Komentar Terbaru di Blog Dhea